[REVIEW] Ilvasto Bleaching Powder dan L'OREAL Oxydant Creme

06:34:00

Ilvasto Bleaching Powder dan L'OREAL Oxydant Creme

Hai haiii, jadi setelah kemarin aku sibuk berskripsi dan berpraktik RS ria. Aku sama dua temenku yang lain janjian untuk mengecat rambut. Setelah tanya-tanya ke Zhinta (salah satu member Seniman Pengolah Kata alias SEPENA) yang doyan ngewarnain rambut, Zhinta nyaranin kalau bleaching aja, biar warnanya kelihatan. Yaudah deh, melipir ke toko kosmetik buat beli seperangkat alat bleaching.
Pas di tokonya, aku gak matok merk, alias seadanya. Karena saat baca-baca review atau DIY bleaching ada yang bilang kalau gak usah pilih mahal-mahal karena bleaching memang semua hasil akhirnya kering (tapi gak tau lagi). Nah di toko itu yang ada cuman ini doang.

Ilvasto Bleaching Powder

Aku review yang Ilvasto dulu ya, bleaching powder-nya. Ilvasto ini satu bungkus Rp. 14.000 isinya lumayan banyak, lucunya ini bleachingnya warna biru loh "Blue Bleaching Powder". Tapi yak sekali lagi, maafkan tidak ada foto powdernya, karena saat pencampuran ini teman saya yang melakukan dan saya lagi di telpon seseorang.

L'OREAL Oxydant Creme developer

Nah, sekarang develop-nya. Saya perdekat supaya jelas yak, jujur aku memang ingredients addict sama makeup dan skincare. Tapi untuk hair care saya kurang paham, karena selama ini rambut sehat sentosa. Mangkanya aku berani ngewarnain rambut juga.

Untuk yang paham dengan ingredienst dari hair care bisa itu dipelototin dan kalau ada yang perlu diberi tahu silahkan di komen yak.

L'OREAL Oxydant Creme developer

Yang perlu diperhatikan untuk developer ini adalah naruhnya harus dalam posisi tegak (ada di gambar depan produk) dan saat memakai ini jauh-jauh dari matahari dulu (gambar belakang produk).

L'OREAL Oxydant Creme developer

Iya, saya tau kudu tegak ini cuman bentar doang kok, buat foto doang trus setelah itu ditegakkan lagi. Ehehehew.

Yang harus kalian siapkan:

1. Botol air mineral potong jadi dua bagian atau bisa pake air mineral yang gelas.
2. Sendok plastik, inget, kudu plastik.
3. Koran bekas, untuk melindungi pundak dan baju kalian.
4. Sarung tangan karet (aku kemarin lihat di semacam guardian ada yang 1 bungkus)
5. Bleach powder beserta developernya.
6. Shampoo + Conditoner


diy bleaching

Saran pemakaian dari mba mba yang jaga toko adalah 1 : 1 alias 1 bungkus Ilvasto dicampur dengan 1 botol developer. Itu bisa dipakai 1 rambut sebahu lebih dikit. (tergantung ketebalan rambut).

diy bleaching

Ini rambut sebelum diapa-apakan, oya rambutnya temenku ini masih virgin ya.

diy bleaching

Ini saat proses bleaching, jadinya tetep biru di rambut. Baunya lucu (?) nggak wangi, nggak seger, tetap bau yang gak enak tapi gak mengganggu. Oya, itu aku sama temenku pakainya dibagi 2 jadi separo-separo. Karena sebelumnya mau bikin ala-ala ombre gitu.

diy bleaching

Ini hasil setelah di bleaching, di dalam ruangan tanpa flash.

diy bleaching

Yang ini di dalam ruangan juga dengan flash.

Warnanya jadi coklat gelap gitu, Gak begitu kelihatan terang, ini masih rambut virgin sih. Mungkin kudu di bleaching 2-3x ya.

Untuk membilas bleachingnya ini aku pake shampoo dan conditioner langsung. Hasilnya gak kering atau rusak sama sekali di rambutku. Karena memang rambutku tidak dalam keadaan rusak dan setelahnya langsung memakai conditioner ya.

Kesimpulan:
+ Isinya lumayan banyak, untuk sebahu lebih.
+ Baunya lucu, tidak mengganggu
+ Tidak merusak rambut (rambut dalam keadaan sehat)
+ Murah

- Kurang terang, tapi ini kayaknya memang faktor rambut virgin-ku.

Harga: Ilvasto Bleaching Powder: Rp. 14.000
            Developer L'OREAL: Rp. 16.500

PS: Itu rambutnya temenku ya, dan keadaan rambutku dan rambutnya temenku hampir sama. Sehat sentosa dan virgin.

Untuk proses pewarnaannya bentar, ada foto yang belum ada dan aku belum ketemu temenku lagi.


-Salam Rambut Baru-

You Might Also Like

10 comments

  1. bleaching ada bedanya kok, kalau bleaching yang agak murah harganya rambutnya lebih kering dibanding sama bleachingan yang harganya lebih mahalan. Memang sama-sama rusak, tapi tingkat kerusakan yang beda sama kecepatan dia jadi kuning *menurut pengalamanku* :)

    Love, Leonita
    www.blackblueblizzard.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo kak Leonita, btw aku suka blog-nya, *seorang fans*. Ooh.... jadi ada bedanya ya, sayangnya pas itu cumana ada satu merk. Aku harus rajin-rajin nyari juga nih. Btw, makasih ya kak saran dan mampirnya ^^

      Delete
  2. Hai kak, mungkin kakak bisa cobain bleaching dari miranda. Temen aku rambutnya juga masih virgin gitu tp coklatnya terang banget walau gak sampai pirang sih. Tp udh lumayan banget loh terangnya. Bisa di baca review ku di blog aku devithennia.blogspot.com ^^ tq

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Devi, aku sebenarnya nyari Miranda waktu itu huhuhu, tapi gak nemu alias malas nyari di toko lain hehe. Sip, aku mampir ke blog mu ya.

      Delete
  3. limaas aku mau share soal pengalaman bleaching-ku nih. kemarin aku pake miranda dengan developer bawaan dan hasilnya jadi oranye jadi harus bleach 2-3x. terus akhirnya yang kedua pake makarizo dgn developer afaparf milano 12% dan langsung light blonde gitu. kayaknya mending cari developer yang lebih tinggi dan jangan lupa pake masker rambut+vitamin karena rambut pasti rusak hehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perjuangannya panjang ya Mir, sip deh, meskipun waktu itu rambut normal tapi aku juga was was pas ngewarnaninnya.

      Delete
  4. untuk bleaching kalau masih rambut asli biasanya aku 2-3 kali baru bisa aplikasi warna terang, cuma kalau nggak pakai bleaching ya catnya 2-4 kali baru kentara sih warnanya. anyway murah juga cream bleachingnya, aku mau warna lagi nggak bisa *uhuk* karena udah harus ke sekolah terus

    nice post lim!


    XD

    christinauntari.blogspot.co.id

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ooh berarti emang kudu bolak-balik ya, okedeh noted!

      Delete
  5. Pake wella blondor, kak, sekali bleaching bs langsung naik 7 level. Rada mahal, tapi isinya banyak 30gr. Kalo yang merk-merk yang gampang dibeli di toko paling2 cuma bs 3 level aja maksimal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ihhh ada rekomen lagi, terima kasih ya sarannya! Noted!

      Delete